Jumat, 12 April 2013

SERIAL NUBUATAN DANIEL BAGIAN KEEMPAT: PENGANTAR SEJARAH DUNIA: PASAL 10




NUBUATAN  DANIEL
TENTANG  sejarah dunia
PASAL 10
pengantar

Ini adalah bagian ke4 dari pembahasan tentang nubuatan-nubuatan Nabi Daniel.

 

Mereview sebentar pembahasan pasal-pasal sebelumnya, kita tahu bahwa Daniel dibawa ke negeri Babilon oleh Nebukadnezzar, tetapi sekarang kerajaan Babilon sudah jatuh, dan sebagai gantinya yang berkuasa di bekas wilayah Babilon adalah kerajaan Medo-Persia, pada zaman pemerintahan Koresh.

 

 

10:1        Pada tahun ketiga pemerintahan Koresh, raja Persia, suatu hal diungkapkan kepada Daniel, yang namanya dipanggil Beltsazar; dan hal itu benar, tetapi waktu yang ditentukan itu panjang; dan dia memahami hal itu, dan memahami penglihatan itu.

 

v   tahun ketiga pemerintahan Koresh, raja Persia

Raja Medo-Persia yang pertama adalah Darius. Pasal 9 itu terjadi pada tahun pertama pemerintahan Darius. Koresh adalah kemenakan Darius, dan walaupun dia yang berhasil masuk dan menduduki Babilon dengan demikian mengakhiri kerajaan tersebut, tetapi dia adalah raja Medo-Persia yang kedua, dia baru menjadi raja setelah pamannya Darius mangkat. Jadi antara Daniel pasal 9 dengan Daniel pasal 10, itu lewat cukup lama.

 

v   “Daniel, yang namanya dipanggil Beltsazar”

Seperti ketiga temannya orang Yahudi, Daniel juga diberi nama Babel oleh raja Nebukadnezar. Dan nama Babelnya adalah Beltsazar.

 

v   waktu yang ditentukan itu panjang”

Ini bicara tentang penglihatan yang diberikan kepada Daniel, bahwa itu terjadinya masih lama, bukan di zaman Daniel.

 

v   dia memahami hal itu, dan memahami penglihatan  itu”

Kata “penglihatan” di sini adalah kata מראה  [mar'eh mar-eh'], berarti ini bicara tentang nubuatan yang 2300 Petang dan Pagi. Dan di ayat pengantar ini dikatakan bahwa Daniel memahami nubuatan itu.

 

v   Ini adalah ayat pengantar ke Daniel pasal 10.

Jadi setelah nanti Gabriel memberikan penjelasannya kepada Daniel, maka dia akan mengerti.

 

 

10:2        Di hari-hari itu, aku, Daniel, berkabung tiga minggu penuh.

10:3        Aku tidak makan makanan yang enak, daging maupun anggur tidak masuk ke mulutku, dan aku pun tidak meminyaki diriku sama sekali, sampai tiga minggu penuh digenapi.

 

v   “berkabung tiga minggu penuh”

Mengapa Daniel berkabung? Bukan karena ada yang mati, melainkan dia sedang bersedih hati memikirkan bangsanya yang masih tertawan di tanah Babilon yang sekarang diperintah oleh Medo-Persia. Dia juga masih ingin tahu lebih jelas tentang penglihatan yang diterimanya.

 

 

10:4        Dan pada hari kedua puluh empat bulan yang pertama, ketika aku ada di tepi sungai besar itu, yakni sungai Hiddekel (Tigris),

10:5        Lalu aku mengangkat mataku dan melihat, dan tampak, seorang Manusia tertentu berpakaian kain lenan, yang pinggangNya diikat dengan emas murni dari Ufas.

10:6        TubuhNya seperti permata beril, dan wajahNya seperti cahaya kilat; dan mataNya seperti suluh yang menyala, dan lengan dan kakiNya seperti warna kuningan yang mengilap, dan bunyi kata-kataNya seperti suara orang banyak.

 

v   Deskripsi Yesus.

Di sini kita mengenali deskripsi Yesus. Jadi Daniel melihat Yesus. Sama dengan yang ada di Wahyu 1:13-15

13 dan di tengah-tengah ketujuh kaki dian itu ada Satu yang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai ke kaki, dan dadanya berlilitkan selempang dari emas. 14 KepalaNya dan rambut-Nya putih bagaikan bulu domba, seputih salju, dan mata-Nya bagaikan nyala api. 15 Dan kaki-Nya bagaikan kuningan mengilat seolah-olah mereka menyala di dalam perapian; dan suara-Nya bagaikan suara banyak air.

 

 

10:7        Dan aku, Daniel, sendiri yang melihat penglihatan itu, karena orang-orang yang bersama-sama dengan aku, tidak melihat penglihatan itu; tetapi suatu getaran hebat menimpa mereka, sehingga mereka lari untuk menyembunyikan diri.

10:8        Karena itulah aku tertinggal seorang diri, dan melihat penglihatan yang besar ini, dan tak ada kekuatan yang tersisa padaku; karena kebugaranku telah berubah menjadi ketidakberdayaan, dan tidak ada lagi kekuatan padaku.

10:9        Namun aku mendengar suara ucapanNya, dan ketika aku mendengar suara ucapanNya itu, jatuh pingsanlah aku tertelungkup dengan mukaku ke tanah.

10:10      Dan, lihat, sebuah tangan menyentuh aku dan membangkitkan aku di atas lututku dan telapak tanganku.

 

v   “aku mendengar suara ucapanNya”

Begitu mendengar suara Yesus, Daniel jatuh pingsan. Mengapa Kristus datang sendiri ke Daniel? Karena ternyata Kristus sangat mengasihi Daniel, kita akan melihat ini di ayat-ayat berikutnya.

 

v   sebuah tangan menyentuh aku dan membangkitkan aku di atas lututku dan telapak tanganku”

Dan Daniel dibantu bangun oleh Gabriel.

 

 

10:11      Dan dia berkata kepadaku, ‘O, Daniel, orang yang sangat dikasihi, pahamilah kata-kata yang kukatakan kepadamu, dan berdirilah tegak; sebab aku diutus kepadamu sekarang.’ Dan ketika dia telah mengucapkan kata ini kepadaku, berdirilah aku dengan gemetar.

10:12      Lalu katanya kepadaku, ‘Janganlah takut, Daniel, sebab sejak hari pertama engkau berniat untuk mendapat pengertian dan untuk merendahkan dirimu di hadapan Allahmu, perkataanmu telah didengar, dan aku datang karena kata-katamu.

10:13      Tetapi pangeran kerajaan Persia menahan aku dua puluh satu hari lamanya; tetapi lihat, Mikhael, salah seorang dari pangeran-pangeran terkemuka, datang menolong aku, karena aku tertahan di sana bersama raja-raja Persia.

 

v   “orang yang sangat dikasihi”

Gabriel mengatakan lagi bahwa Daniel itu sangat dikasihi Tuhan. Luar biasa.

 

v   “sejak hari pertama engkau berniat untuk mendapat pengertian”

Daniel berpuasa 3 minggu lamanya, tetapi Gabriel berkata bahwa sejak hari pertama Daniel berpuasa untuk mendapatkan pengertian, doanya sudah didengar Tuhan, dan Tuhan sudah mengutus Gabriel untuk datang memberikan pengertian kepada Daniel. Jadi Tuhan bukannya lambat merespons Daniel. Tapi mengapa Gabriel baru datang sekarang?

 

v   pangeran kerajaan Persia menahan aku dua puluh satu hari lamanya”

Siapa pangeran kerajaan Persia? Setan. Bukan Koresh raja Persia. Seorang manusia biasa tidak akan bisa menahan Gabriel.

Mengapa Gabriel ada di kerajaan Persia sebelum dia diutus mendatangi Daniel? Karena sesuai janji Tuhan, bangsa Israel harus kembali ke Yerusalem pada akhir 70 tahun penawanan mereka di Babel, dan waktu 70 tahun itu sudah akan segera berakhir. Maka menurut rencana Tuhan, raja Persia Koresh harus mengeluarkan titah untuk membebaskan bangsa Israel. Jadi Gabriel diutus ke Persia untuk meyakinkan Koresh membuat titah yang akan membebaskan bangsa Israel. Sesungguhnya tak mungkin Koresh sebagai raja yang menaklukkan Babilon atas kemauannya sendiri melepaskan orang-orang Israel di sana yang sebagian besar adalah budak atau tenaga kerja gratis. Secara logika, tentunya budak-budak Israel ini bermanfaat baginya. Karena itu Tuhan perlu campur tangan untuk membuat Koresh bersedia melepaskan bangsa Israel. Mengetahui ini Satan segera mendatangi raja Koresh, karena Satan jelas tidak menginginkan bangsa Israel pulang ke Yerusalem! Maka datanglah Lucifer sendiri untuk mempengaruhi Koresh supaya Koresh tidak mengeluarkan titah pembebasan bangsa Israel. Lucifer dulunya adalah malaikat yang tertinggi, sehingga Gabriel seorang diri tidak bisa mengalahkannya, sampai 21 hari Gabriel masih belum berhasil.

v   “Mikhael, salah seorang dari pangeran-pangeran terkemuka, datang menolong aku”

Siapa Mikhael? Yesus. Setiap kali Yesus berkonfrontasi dia memakai nama Mikhael. Ada pembahasan tersendiri tentang Mikhael di link ini:

https://smaragd84.blogspot.com/2013/03/mikhael-adalah-tuhan-yesus.html

 

Selain disebut di ayat ini, kita temukan 4 ayat lainnya di mana nama Mikael ini disebut oleh Alkitab:

Daniel 10:21

Tetapi aku akan menunjukkan kepadamu apa yang tercantum dalam Kitab Kebenaran. Dan tidak ada satu pun yang bersama denganku dalam hal-hal ini kecuali Mikhael, Pangeranmu itu.

Mikhael disebut “Pangeran-mu” (your prince). Satu-satunya “prince” kepada siapa Daniel tunduk, hanyalah Yesus. Kata “Prince” berarti Pangeran atau anak seorang raja.

 

Daniel 12:1

Dan pada waktu itu Mikhael akan berdiri, Pangeran besar itu, yang membela anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesukaran, seperti yang belum pernah terjadi sejak adanya suatu bangsa sampai pada waktu itu. Dan pada waktu itu bangsamu akan diselamatkansetiap orang yang namanya didapati tertulis dalam Kitab itu.

Julukan “prince” dipakai untuk Yesus di Yesaya 9:6 (the Prince of Peace), Daniel 8:11 (the Prince of host),  Kisah 3:15 (the Prince of Life), Kisah 5:31 (Prince and Savior), Wahyu 1:5 (the Prince of the kings of the earth).

 

Yudas 1:9

Namun Mikhael, Penghulu malaikat, ketika berselisih dengan Iblis, dia berdebat  mengenai mayat Musa, tidak berani melontarkan kepada iblis  tuduhan  yang menghakimi, tetapi berkata: ‘Tuhan menegur engkau!

“the archangel” artinya sama dengan “the Prince of host” dari Daniel 8:11, yaitu Penghulu Malaikat. Hanya ada satu Penghulu Malaikat, yang di 1 Tesalonika 4:16 dikatakan:

Sebab TUHAN sendiri akan turun dari surga, dengan satu seruan, dengan suara Penghulu Malaikat, dan dengan sangkakala Allah dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit.

Suara siapakah yang terdengar memanggil orang-orang yang mati untuk dibangkitkan? Suara Yesus, berarti Penghulu Malaikat itu Yesus.

Yohanes 5:28

28 Jangan heran akan hal ini, sebab saatnya akan tiba, di mana semua yang di dalam kubur akan mendengar suaraNya, 29 dan akan bangkit; mereka yang telah berbuat baik, kepada kebangkitan untuk hidup kekal; dan mereka yang telah berbuat jahat kepada kebangkitan untuk penghukuman.

 

Jadi, jelaslah Penghulu Malaikat = the Archangel = the Prince of host, yang bernama Mikhael, adalah Kristus.

 

Wahyu 12:7-8

7 Dan  ada peperangan di Surga: Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu bersama malaikat-malaikatnya melawan. 8 dan kalah, begitu pula tempat mereka tidak ditemukan lagi di sorga.

Ini mengisahkan bagaimana Mikhael dan malaikat-malaikatNya mengalahkan Lucifer. Satu-satunya Malaikat (utusan Tuhan) yang kuasanya lebih besar dari Lucifer dan yang bisa mengalahkannya adalah Yesus, karena malaikat Gabriel saja tidak sanggup mengalahkannya.

 

Dari ayat-ayat di atas kita tahu bahwa Mikhael tak lain dan tak bukan adalah Yesus Kristus Sendiri, Allah Anak.

 

Begitu muncul Mikhael, langsung selesailah masalah. Koresh berhasil diyakinkan, karena sejarah mencatat akhirnya dia mengeluarkan surat perintah bahwa bangsa Israel boleh kembali ke Yerusalem.

 

 

10:14      Sekarang aku datang untuk membuat engkau mengerti apa yang akan terjadi pada bangsamu di hari-hari belakangan, sebab penglihatan ini masih untuk banyak hari.’

 

v   “apa yang akan terjadi pada bangsamu di hari-hari belakangan”

Perhatikan dikatakan di sini “hari-hari belakangan” jadi bukan hari-hari akhir, tetapi juga bukan di zaman Daniel.

 

v   “ini masih untuk banyak hari”

Karena ini bicara tentang nubuatan, maka 1 hari nubuatan = 1 tahun literal. Berarti ini masih akan terjadi banyak tahun (lama) dari saat itu.

 

 

10:15      Dan setelah dia mengatakan kata-kata itu kepadaku, kutundukkan mukaku ke tanah dan aku menjadi bisu.

10:16      Dan lihatlah, satu yang mirip keserupaan anak-anak manusia menyentuh bibirku; lalu kubuka mulutku, dan berbicara, dan berkata kepadanya yang berdiri di depanku, ‘O tuanku, oleh sebab penglihatan itu, kesedihanku berbalik kepadaku, dan aku tidak punya kekuatan.

10:17      Karena mana mungkin hamba tuanku ini dapat berbicara dengan tuanku? Tentang diriku, langsung tidak ada lagi kekuatan yang tertinggal padaku, maupun tidak ada lagi nafas padaku.’ 

10:18      Lalu datanglah lagi satu yang mirip keserupaan seorang manusia, dan  menyentuh aku, dan dia menguatkan aku.

10:19      Dan berkata, ‘Hai manusia yang amat dikasihi, janganlah takut! Damai bagaimu, ya, jadilah kuat.’ Dan setelah dia berbicara kepadaku, aku dikuatkan, dan berkata, ‘Berbicaralah, tuanku, sebab engkau telah menguatkan aku.

 

v   satu yang mirip keserupaan anak-anak manusia”

Ini seorang malaikat.

 

v   “yang amat dikasihi”

Kembali malaikat itu mengulangi bahwa Daniel itu amat dikasihi Tuhan.

 

 

10:20      Lalu katanya, ‘Tahukah engkau, mengapa aku datang kepadamu? Dan sekarang aku akan kembali untuk berperang dengan (= di samping) pangeran Persia; dan sesudah aku pergi darinya, lihatlah, pangeran Yunani akan datang.

 

v   “aku akan kembali untuk berperang”

Ini Gabriel berkata bahwa setelah dia memberikan penjelasan kepada Daniel dia akan kembali. Kembali untuk apa? Untuk berperang.

 

v   “berperang dengan (artinya di samping) pangeran Persia”

Kata yang diterjemahkan “dengan” (with – KJV) itu kata aslinya ialah עִם[‛im]. Ini kata depan yang punya banyak arti, di antaranya:

accompanying (menyertai), against (melawan), and (dan), as (X long as) (selama), before (sebelum), beside (di samping), by (reason of) (oleh karena), for all (demi semua), from (among, between) (dari antara), in (di dalam), like (seperti), more than (lebih daripada), of (dari), (un-) to (kepada), with (-al) (lagi pula).

Di kitab Septuagint kata itu dijelaskan sebagai “meta”, yang artinya bukan “melawan/berhadapan sebagai musuh, melainkan “bersama-sama” atau “berdampingan” sebagai kawan seperjuangan.

Nah, kesan ungkapan “berperang dengan” itu tidak jelas, karena bisa dimaknai sebagai berhadapan sebagai musuh. Karena itu lebih baik kata itu diterjemahkan “berperang di samping” karena yang dimaksud ialah Gabriel akan kembali ke Persia untuk berperang mendampingi raja Persia. Ini adalah waktu kerajaan Persia memerintah dunia, jadi Tuhan memberikan pendampingan malaikatnya kepada mereka. Tetapi simak kalimat berikutnya.

 

v   “sesudah aku pergi darinya, lihatlah, pangeran Yunani akan datang”

Tidak selamanya Gabriel akan mendampingi raja Persia. Bila masa kerajaan tersebut berakhir, maka Gabriel akan meninggalkan Persia. Dan pada waktu itu pangeran Yunani/Greeka akan datang untuk mengambil alih kekuasaan.

 

 

10:21      Tetapi aku akan menunjukkan kepadamu apa yang tercantum dalam Kitab Kebenaran. Dan tidak ada satu pun yang mengurus hal-hal ini bersamaku  kecuali Mikhael, Pangeranmu itu.

 

v   “aku akan menunjukkan kepadamu”

Jadi Gabriel berkata, nanti aku harus kembali ke kerajaan Persia, tapi sekarang aku akan memberikan penjelasan kepadamu dulu.

 

v   “tidak ada satu pun yang mengurus hal-hal ini bersamaku  kecuali Mikhael, Pangeranmu itu”

Nah, kalimat ini sesungguhnya adalah bagian dari ayat berikutnya, yaitu pasal 11:1. Kita tahu penulisan kitab-kitab di Alkitab itu aslinya tidak ada pembagian pasal atau ayat, juga tidak ada tanda baca titik, koma, dsb. Itu semua ditambahkan para penerjemah. Kadang-kadang para penerjemah ini salah membagi ayat atau pasal, salah meletakkan tanda baca. Salah satunya ialah apa yang terjadi di sini. Nanti waktu kita membahas Daniel pasal 11, kita akan kembali ke kalimat ini.

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar