Rabu, 29 Maret 2017

180. Roma 8:1 ~ TIDAK ADA PENGHUKUMAN?

180. ROMA 8:1

 TIDAK ADA PENGHUKUMAN?

_________________________________________________________

  

Teman-teman pelajar Alkitab dan teman-teman Kristen yang lain yang kurang suka mempelajari Alkitab,

 

Aku sarankan ya, cek ayat-ayat Alkitab, karena Alkitab keluaran LAI itu kadang ada kekurangannya. Jika tidak prinsipial ya tidak apa-apa, tapi ada yang sangat prinsipial dan menyangkut keselamatan kita, itu yang berbahaya.

 

Kali ini aku mengajak kalian melihat Roma 8:1

 

Dalam Alkitab versi LAI, tertulis demikian:

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

 

Tetapi Alkitab versi King James yang menerjemahkan dari naskah Textus Receptus, tertulis demikian:

There is therefore now no condemnation to them which are in Christ Jesus, who walk not after the flesh, but after the Spirit.

 

Apakah ada perbedaan? Ada perbedaan yang sangat prinsipial dan menyangkut keselamatan kita.

Bedanya di bagian akhir ayat itu “who walk not after the flesh, but after the Spirit”, ini hilang dari Alkitab versi LAI.

 

Maka marilah kita lihat terjemahan King James dalam bahasa Indonesianya:

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, yang hidup tidak menurut kedagingannya, melainkan menurut Roh.

 

Beda tidak artinya dengan terjemahan LAI?

Beda banget!

Kalau menurut terjemahan LAI:  “tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus”, titik. Sudah. Tidak ada keterangan apa-apa.

Kalau menurut terjemahan KJV:  “tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, yang hidup tidak menurut kedagingannya…” yang tidak hidup sesuka hatinya sendiri,  “…melainkan menurut Roh…”  menurut bimbingan Roh Kudus, yang mengajarkan supaya umat Allah hidup menurut kehendak Allah.

 

Bagi pelajar Alkitab yang tidak teliti, atau bagi orang Kristen yang memang merasa berat untuk menuruti Hukum Allah, maka dengan membaca Roma 8:1 versi LAI sekilas, mereka sudah merasa mereka itu aman, sudah selamat, tidak ada penghukuman bagi mereka. Tidak usah menurut Hukum Allah. Boleh hidup sesuka hati mereka. Iya, kan? Iya! Terus terang, manusia itu paling tidak suka dengan peraturan sehingga ada kata-kata tidak bijak yang mengatakan, “Peraturan itu dibuat untuk dilanggar.”

Tapi tunggu dulu!

Ayat itu sebenarnya ternyata belum selesai!

Karena Paulus dengan sangat jelas mengatakan bahwa “tidak ada penghukuman” itu bagi mereka yang “HIDUP DALAM ROH, yang tidak hidup dalam kedagingannya”!

Jadi?

ADA SYARATNYA!!!

Sebetulnya, kalau orang Kristen mau teliti, mereka bisa melihat ayat-ayat lain dalam Alkitab yang sangat jelas sejiwa atau sama maknanya dengan Roma 8:1 yang versi King James.

 

Coba kita lihat tulisan Paulus sendiri, masih di kitab Roma pasal 8 yang sama:

13            Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

14            Karena seberapa banyak yang dipimpin Roh Allah, mereka ini adalah anak Allah.

 

Jelas kan? Yang hidup menurut daging = yang hidup sesukanya sendiri, makan sesukanya, berbuat sesukanya, ibadah sesukanya, pokoknya tidak sesuai dengan Hukum Allah. Apa akibatnya?  M A T I.   Nah, mati ini bukan mati kodrati sebagai manusia (karena semua manusia harus mati), tapi ini bicara “kematian kekal”, kematian yang habis sama sekali, punah untuk selama-lamanya, tidak akan ada lagi,  tidak bakal dibawa ke Surga, tidak bakal menikmati dunia baru.

 

Jadi jangan tertipu hanya membaca Roma 8:1 versi LAI yang hilang ekornya. Jangan dikira ASAL SUDAH PERCAYA YESUS BERARTI TIDAK KENA PENGHUKUMAN! 

Setan itu pintar. Setan bisa menipu pakai ayat Alkitab! Apa kita mau menggugat Setan menista Alkitab? 

 

 

Nih, ada bukti yang lain bahwa sebenarnya Roma 8:1 itu memang ekornya hilang, entah disengaja, entah tidak. Kalau kita berburuk sangka, ya kita anggap itu perbuatan Setan untuk menyesatkan manusia yang tidak teliti. Kalau kita mau berbaik sangka, ya kita anggap yang menyalin naskah terjemahan yang dipakai itu matanya sudah kabur sehingga ada yang ketinggalan. Apa pun penyebabnya, yang penting, kita tidak boleh tertipu oleh pemahaman yang salah dari Roma 8:1 sehingga merasa tidak ada penghukuman bagi kita.

 

Apa sebenanya yang dikatakan Roma 8:1?

Jika kita teliti, maka  walaupun bagian ekornya hilang pun, kita masih bisa mendapatkan pemahaman yang benar dari ayat ini.

Di Roma 8:1 ada istilah  “yang ada di dalam Kristus Yesus” nah, istilah ada dalam Kristus” ini mempunyai  makna yang khusus!

Orang Kristen yang kurang teliti belajar Alkitab, banyak yang menganggap istilah “ada dalam Kristus” itu sama dengan “percaya pada Kristus” atau “menerima Kristus sebagai Juruselamat”. BUKAN.

Kalau sekadar “percaya pada Kristus” saja, maka Setan pun juga percaya pada Kristus, Setan pernah berada di Surga, dia kenal Kristus, dia pernah bicara denganNya, pernah berperang denganNya. Dia bahkan tidak usah percaya, dia tahu siapa Kristus.

Lihat di Yakobus 2:19:

Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

Jadi percaya ada Allah saja tidak cukup, apa dengan percaya itu setan-setan selamat? Tidak!

 

Di 1 Yohanes 2:6 dijelaskan apa arti ungkapan “ada dalam Kristus”.

Mari kita lihat 1 Yohanes 2:6:

Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia (= Kristus), ia sendiri wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

 

Jadi, istilah “ada dalam Kristus” itu artinya “WAJIB HIDUP SAMA SEPERTI KRISTUS TELAH HIDUP”.

Maka, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.” Roma 8:1  sesungguhnya berkata:

 

 

TIDAK ADA PENGHUKUMAN BAGI MEREKA

YANG HIDUP SAMA SEPERTI KRISTUS TELAH HIDUP.

 

 

Pertanyaan: Kalau yang tidak hidup sama seperti Kristus dulu hidup, kena penghukuman atau tidak? Ya kena!

Jadi jangan cepat-cepat terkecoh oleh Roma 8:1 dulu. Justru maknanya ya ini!

 

Nah untuk bisa hidup sama seperti Kristus dulu, kita harus tahu bagaimana Kristus hidup semasa di dunia ini, bukan?

 

Menurut Ibrani 4:15 ~ KRISTUS TIDAK BERBUAT DOSA.

Sebab kita bukan punya seorang imam besar yang tidak dapat disentuh oleh perasaan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya dalam segala hal telah dicobai sama dengan kita, namun tidak berbuat dosa

 

1 Petrus 2:21-22 juga mengatakan KRISTUS TIDAK BERBUAT DOSA.

Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kita dan telah meninggalkan teladan bagi kita, supaya kamu mengikuti jejak-Nya: yang tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

 

Jadi, jangan lupa. Setiap kali dalam Alkitab kita bertemu dengan istilah “ada dalam Kristus” itu artinya “WAJIB HIDUP SAMA SEPERTI KRISTUS TELAH HIDUP”, dan itu sama dengan “TIDAK BERBUAT DOSA karena Kristus selama hidupNya tidak pernah berbuat dosa.

 

Maka jangan salah, teman-teman. Itulah sebabnya kalau membaca Alkitab, harus dengan teliti, dengan hati, dengan penyerahan kepada Roh Kudus, supaya kita tidak tertipu segala muslihat Setan, lalu kita memahami apa yang salah sehingga kita tersesat. Setiap ayat di Alkitab itu tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan, selaras, punya pemahaman yang sama dengan ayat-ayat yang lain. Itu karena Roh Kudus adalah pencipta Alkitab itu sendiri, sementara nabi-nabi dan rasul-rasul adalah para penulisnya yang menulis di bawah ilham dari Roh Kudus.

 

Roma 8:1 ini bukan satu-satunya ayat yang bisa  menjegal keselamatan kita, masih ada banyak yang lain, dan kita akan tersandung dengan ayat-ayat seperti itu jika kita tidak dengan sepenuh hati mencari Tuhan.

Jika kita sepenuh hati mencari kebenaran Tuhan, Tuhan akan menunjukkan kepada kita apa yang sebenarnya dimaksud oleh Tuhan, jangan khawatir, karena Tuhan ingin kita semua selamat. Hanya saja, bila Tuhan sudah menyampaikan kebenaran itu kepada kita, janganlah kita menutup telinga dan menutup hati. Janganlah kita bersikap “Peraturan itu dibuat untuk dilanggar”, karena itu adalah sikap yang konyol apalagi terhadap peraturan yang dibuat oleh Tuhan.

 

Lihat teladan Kristus, Allah Anak, salah satu Pribadi dari Keallahan, tetapi ketika Dia menjadi manusia, sebagai manusia, Dia tunduk kepada semua kehendak dan peraturan Allah, Dia tidak berbuat dosa apa pun!

Kita tahu kan definisi dosa menurut Alkitab? “Dosa ialah pelanggaran Hukum Allah” (1 Yoh. 3:4), maka jika dikatakan Kristus tidak berbuat dosa apa pun, berarti KRISTUS TIDAK PERNAH MELANGGAR HUKUM ALLAH YANG MANA PUN! Lha kalau Kristus saja, Allah Anak yang menjadi manusia, hormat dan tidak melanggar Hukum Allah, kenapa kita yang cuma makhluk ciptaan yang fana, yang kerdil, debu yang tidak berarti ini berani melanggar hukum Allah?

 

Baiklah kita HIDUP MENURUT ROH, HIDUP SAMA SEPERTI KRISTUS TELAH HIDUP, HIDUP TIDAK BERBUAT DOSA, TIDAK MELANGGAR HUKUM ALLAH karena inilah ciri-cirinya kelahiran baru, dilahirkan kembali oleh air dan Roh.

 

Yohanes 3:3, 5

3:3           Yesus menjawab dan berkata kepadanya, ‘Sungguh-sungguh Aku berkata kepadamu, kecuali seorang manusia dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah’.

3:5           Jawab Yesus,  ‘Sungguh-sungguh Aku berkata kepadamu, kecuali seorang manusia dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk Kerajaan Allah.

 

“lahir baru” itu apa?

Itu artinya menjadi manusia yang baru, ciptaan baru, bukan manusia yang lama lagi, yang suka berbuat dosa, tetapi yang mengikuti teladan Kristus, hidup sebagaimana Kristus dulu hidup.

2 Korintus 5:17

Jadi jika seseorang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu; lihatlah, semuanya telah menjadi baru

 

Apa artinya “dilahirkan dari air dan Roh”?

Dilahirkan dari air itu baptisan. Itulah tanda lahiriah perubahan kita, dikuburkan bersama Kristus dan bangkit bersama Kristus.

Dilahirkan dari Roh itulah menjadi ciptaan baru, hidup menurut tuntunan Roh Kudus, yang di Roma 8:1 disebut sebagai “hidup menurut Roh”.

 

 

Jelas lho, teman-teman, jika kita tidak mengalami kelahiran baru, kita tidak bakal tiba di Kerajaan Allah walaupun kita percaya, yakin 100% Kristus itu Juruselamat. Jangan mau dibohongi oleh Setan. Setan tidak bisa membuat kita tidak percaya pada Kristus, tapi Setan bisa menjegal kita masuk Kerajaan Allah dengan banyak jalan, salah satunya dengan menipu kita pakai ayat Alkitab sendiri! Jadi waspadalah. Keselamatan kita ada di tangan kita sendiri. Keselamatan itu sudah diberikan oleh Kristus kepada kita, sudah kita pegang, tetapi kalau kita lepaskan sendiri, kita akan kehilangan keselamatan itu.

 

Sebuah sharing.

 

 

29 03 17 

 

 

 


2 komentar:

  1. Definisi dosa dari kata hamartia yang artinya meleset dari sasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Definisi dosa menurut Tuhan ialah pelanggaran Hukum Allah (1 Yoh 3:4). Itu sangat jelas artinya. Klo cuma meleset dari sasaran itu masih bnyk yg dipertanyakan. Sasaran siapa? Sasaran mana? Sasaran apa? Jadi kita kembali kpd definisi Alkitab saja, jelas dan pasti.

      Hapus