Kamis, 29 Juli 2021

208. TIPE DAN ANTITIPE

208TIPE DAN ANTITIPE

________________________________________________________________________________________________________

 

 

Istilah “Tipe” dan “Antitipe” ini pertama aku kenal di gereja Advent. Sebelumnya aku tidak pernah tahu apa itu “tipe” dan “antitipe” walaupun boleh dikatakan aku ikut gereja sejak kecil. Aku yakin banyak teman Kristen lainnya juga sama seperti aku, tidak tahu apa itu “tipe” dan “antitipe” sehubungan dengan isi Alkitab. Ternyata ini adalah rumus yang sangat menarik dan kita melihat banyak sekali “tipe-antitipe” di Alkitab, ada yang satu tipe punya beberapa antitipe, ada yang antitipe di satu konteks menjadi tipe di konteks yang lain yang memiliki antitipenya sendiri.

Lalu apa gunanya kita mencari “tipe” dan “antitipe” ini?

Gunanya agar kita bisa punya pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang akan terjadi. Jika kita tahu tipenya, kita punya gambaran antitipenya akan seperti apa. Yang harus kita ingat ialah, antitipenya selalu lebih besar, lebih hebat, lebih daripada tipenya.

 

Ini beberapa “tipe-antitipe” yang menarik:

 

1.PERSETERUAN KAIN-HABEL

Ini tipenya:

Tidak lama SETELAH DIMULAINYA sejarah dunia, kita melihat kisah pembunuhan Habel oleh saudaranya sendiri Kain.

v   Habel dibunuh bukan karena dia berbuat jahat terhadap Kain, tapi karena dia menyembah Allah sesuai cara yang ditentukan Allah.

 

v   Kain walaupun mengaku menyembah Allah juga, tapi dia melakukannya menurut kehendaknya sendiri.

Kain tahu cara menyembah Allah itu harus bagaimana, tapi dia sengaja tidak mau melakukannya. Dia bersikokoh caranya sendiri juga benar walaupun berbeda dengan yang ditentukan Allah. Kalau dipikir banyak loh manuia yang seperti Kain begini, menganggap dirinya selalu benar walaupun tahu itu melanggar ketentuan Tuhan.

 

v   Walaupun Habel tidak berbuat kesalahan, Allah mengizinkan Habel mati di tangan Kain.

Tujuannya supaya alam semesta melihat bahwa Kain yang tidak mengasihi Allah, dan itu dia buktikan dengan tidak patuh kepada Allah, hatinya menjadi kejam, dan tega membunuh adiknya yang tidak bersalah.

 

v   Tapi itu bukan akhir ceritanya.

Karena setelah kematian Habel, orangtuanya Adam-Hawa punya anak lagi yaitu Set untuk menggantikan Habel.

 

v   Dan kita lihat Kain dikutuk Allah, dan dibuang jauh dari tanah yang diberikan Allah kepada Adam dan Hawa.

 

 

Apa antitipenya?

Tidak lama SEBELUM BERAKHIRNYA sejarah dunia, akan ada dua bersaudara, yang satu akan berusaha membunuh yang lain.

v   Antitipe Habel ialah umat Allah yang setia menyembah Allah sesuai cara yang ditentukan Allah.

Dalam hal ini kita harus melihat ke Sepuluh Perintah Allah,  perintah ke-4 berkaitan dengan penyembahan kepada Allah, di sana dengan jelas Allah menetapkan hari ketujuh sebagai Sabat Tuhan Allah, itulah hari yang sudah dikuduskan Allah, dan diberkatiNya (Keluaran 20:8-11).

 

v   Antitipe Kain ialah mereka yang mengaku umat Allah juga, jadi orang-orang Kristen, bukan atheis, bukan orang agama lain.

Karena Kain dan Habel itu bersaudara, maka antitipe Kain juga bersaudara dengan antitipe Habel, hanya bukan saudara kandung, tetapi saudara seiman, sama-sama Kristennya. Ingat antitipe selalu lebih besar, lebih luas daripada tipenya. Kalau di tipenya saudara kandung, maka di antitipenya itu saudara seiman.

Nah, sebagaimana tipenya, Kain menyembah Allah tidak sesuai perintah Allah, maka antitipenya ini juga orang-orang Kristen yang tidak menyembah Allah sesuai perintah Allah. Mereka ini adalah pelanggar-pelanggar Sabat, mereka tidak memelihara kekudusan hari Sabat, mereka beribadah pada hari yang lain (hari Minggu) yang tidak pernah dikuduskan Allah.

 

v   Seperti Habel yang tidak berbuat kesalahan, demikian juga umat Allah akhir zaman, mereka tidak berbuat kesalahan apa-apa terhadap antitipe Kain.

Tapi seperti Habel, mereka dikejar-kejar, dianiaya, dipersekusi semata-mata karena mereka menyembah Allah sesuai Perintah Allah. Mereka memelihara hari ketujuh sebagai Sabat Tuhan Allah.

Dan sebagaimana Allah mengizinkan Habel dibunuh Kain, demikian pula banyak umat Allah pada akhir zaman disiksa, dipenjara, disita miliknya, dianiaya, tidak boleh berjual-beli, bahkan dibunuh oleh Kain-Kain akhir zaman, yang mengaku saudara seiman mereka. Jadi dari tipe kisah Habel dan Kain ini kita tahu bahwa nanti yang akan mempersekusi umat Allah bukan bangsa Filistin, bukan orang-orang atheis, bukan orang agama lain, melainkan saudara seiman orang Kristen sendiri yang tidak patuh kepada Perintah Allah. Habel mati di tangan Kain. Begitu pulan antitipe Habel banyak yang akan mati di tangan antitipe Kain.

 

v   Dan sebagaimana kematian Habel bukan akhir cerita, demikian pula kematian umat Allah akhir zaman bukan berarti umat Allah punah.

Kematian umat Allah ini menjadi benih-benih yang jatuh ke tanah, yang harus mati supaya bisa tumbuh tanaman baru. Set-Set baru akan tumbuh dari kematian Habel-Habel akhir zaman. Mereka yang bisa melihat kebenaran dalam kematian para martir ini, menjadi sadar bahwa Habel-Habel ini menyembah Allah dengan benar, dan mereka meninggalkan kesalahan mereka, untuk ikut masuk ke kubu Allahnya Habel. Jadi kematian Habel-Habel akhir zaman itu perlu untuk menarik perhatian orang-orang yang selama ini tidak paham bahwa mereka telah melanggar Perintah Tuhan, dan mata mereka dibukakan, melihat kekejaman Kain-Kain mempersekusi saudara-saudaranya yang tidak bersalah, sehingga mereka menyadari kesalahan ajaran Kain, dan mereka dan berbalik ikut Tuhan.

 

v   Akan halnya antitipe Kain, mereka juga terkutuk dan terbuang jauh dari tempat yang diberikan Allah kepada umatNya.

Setelah kiamat nanti, umat Allah akan menempati bumi ini lagi, tetapi bumi ini bukan bumi yang sekarang, melainkan di bumi yang diciptakan baru, di mana tidak ada tangisan, dan kematian. Dan Kain-Kain tidak mendapat tempat di sana.

 

 

 

2. MELKHIZEDEK

Tipenya:

v   Melkizedek adalah sosok yang misterius.

Di Kejadian 14 dikatakan dia adalah raja yang juga imam Allah. Biasanya raja dan imam itu tidak dijabat orang yang sama, karena dalam negara yang sekuler, kekuasaan Raja (pemerintah sipil) dan imam (gereja) itu harus terpisah, tidak boleh saling mempengaruhi. Hak kaisar adalah hak kaisar. Hak Allah itu hak Allah. Begitu kan kata Yesus? Tapi Melkizedek ini istimewa. Dia raja dan juga imam Allah, karena dia adalah tipe Kristus. Dan dia hidup di zaman Abraham, jadi sebelum ada bangsa Israel. Abraham menyerahkan sepersepuluh dari hartanya kepada Melkizedek. Dan Melkizedek memberinya roti dan anggur dan memberkatinya. Familier kan?

 

v   Di Ibrani 7 dikatakan Melkizedek “tidak punya bapak, tidak punya ibu”.

Tapi apa artinya itu? Langsung dijawab sendiri di sana, “tidak punya silsilah”. Banyak orang salah tangkap lalu mengatakan Melkizedek ini bukan manusia, karena tidak punya bapak tidak punya ibu. Dia pasti roh, jangan-jangan itu Roh Kudus, atau Yesus yang menyamar. Salah. Yang dimaksud tidak punya bapak tidak punya ibu itu nama bapak dan ibunya tidak tercatat, dia tidak punya silsilah. Sengaja Allah tidak memberikan silsilahnya karena itu tidak diperlukan.

 

v   Juga di Ibrani 7 dikatakan “harinya tidak berawal, hidupnya tidak berkesudahan”.

Itu terjemahan yang kurang tepat. Ini yang menimbulkan spekulasi macam-macam bahwa Melkizedek bukan manusia biasa. Sebenarnya yang dimaksud ialah  “awalnya tidak diketahui, dan akhirnya tidak diketahui”. Artinya tidak ada catatan sama sekali kapan dia lahir dan kapan dia mati. Sengaja Allah tidak memberitahu. Karena apa? Karena itu tidak relevan. Melkizedek melambangkan Kristus hanya dalam hal keimamannya, maka semua data pribadinya yang tidak ada kaitannya dengan itu, tidak diberikan Allah.

 

 

Antitipenya:

v   Yesus juga Raja dan Imam Allah.

Jadi antitipe Melkizedek ialah Yesus Kristus. Tetapi hanya dalam keimamannya. Yesus Kristus punya silsilah, dan walaupun tanggal lahirNya tidak diketahui persisnya, tapi tanggal kematianNya kita tahu, yaitu 14 Nisan tahun 31, bahkan jam kematianNya kita tahu, yaitu pukul 3 siang.

 

v   Mengapa Melkizedek menjadi tipe Yesus Kristus dalam hal keimamannya?

Yesus lahir dari keturunan Daud, suku Yehuda. Karena itu menurut ketentuan keimaman Israel, Yesus tidak berhak menjadi imam. Yang berhak menjadi imam menurut ketentuan Hukum Taurat, keimaman Israel harus dari suku Lewi.

Karena itu Yesus dikatakan menjadi imam menurut ketentuan keimaman Melkizedek. Keimaman Melkezedek tidak mengikuti ketentuan keimaman Harun yang suku Lewi, tidak berdasarkan suku atau bangsa. Melkizedek lebih dulu ada sebelum Harun, dia bukan orang Israel karena di waktu itu belum ada bangsa Israel walaupun Melkizedek adalah raja di Salem (Yerusalem). Israel baru ada setelah zaman cucu Abraham, zaman Yakub. Maka Yesus menjadi imam menurut ketentuan keimaman Melkizedek jauh sebelum ada keimaman Harun.

 

v   Juga dikatakan Melkizedek mengeluarkan roti dan anggur ketika Abraham datang menyerahkan sepersepuluh hartanya, dan Melkizedek memberkatinya.

Itu melambangkan Yesus yang adalah Roti dan Anggur dalam Perjamuan Kudus. Selalu yang lebih tinggi statusnya yang memberkati yang lebih rendah.

 

 

 

3. MUSA

Tipenya:

v   Musa ini menarik. Dia juga pernah menjadi tipe Yesus Kristus.

Dia lahir di Mesir, tapi dia bukan orang asli Mesir, dia adalah orang Israel, jadi bersaudara dengan orang-orang Israel lainnya yang waktu itu hidup di Mesir.

Pada waktu dia lahir, bangsa Israel adalah budak bangsa Mesir, tapi Musa karena diadopsi putri Firaun, dia tidak berstatus budak. Budak tidak bisa membebaskan diri mereka sendiri. Hanya yang bukan budak yang bisa menjadi pembebas budak. Karena itu sangat menarik, walaupun Musa sebangsa dan sedarah dengan budak-budak Israel di Mesir, tapi statusnya sebagai anak angkat Firaun membuatnya bukan budak, dan dia tidak di bawah perbudakan. Itu memungkinkan dia membebaskan saudara-saudaranya yang budak.

 

v   Musa dilahirkan menjadi penyelamat bangsanya.

Musa membawa bangsanya keluar meninggalkan Mesir menuju tanah perjanjian Kana’an.

 

v   Musa mati sebelum mengantarkan bangsanya masuk tanah Kana’an.

Tongkat pimpinan diserahkan kepada Joshua. Joshua yang membawa bangsa Israel masuk Kana’an.

 

 

Antitipenya:

v   Yesus lahir di dunia, Yesus bukan manusia asli yang berasal dari dunia.

Seperti Musa yang lahir di Mesir tapi bukan orang Mesir, Yesus datang dari Surga, tapi Dia lahir di dunia menjadi salah seorang dari kita, menjadi saudara kita, yang berdarah dan berdaging.

Pada waktu Dia lahir, manusia sedang menjadi budak dosa (budak Setan), karena dunia ini sudah dikuasai Setan. Setan berhasil merebutnya dari tangan Adam. Jadi semua manusia menjadi rakyat/budak Setan. Tetapi Yesus karena Dia datang dari Surga, Dia lahir melalui Roh Kudus, maka Dia tidak lahir sebagai budak Setan.

 

v   Yesus lahir dengan misi menyelamatkan manusia.

Yesus membawa manusia meninggalkan dosa, menuju Tanah Perjanjian surgawi.

 

v   Yesus mati, lalu bangkit dan kembali ke Surga sebelum manusia masuk ke Tanah Perjanjian.

Seperti Musa yang juga mati sebelum umat Israel masuk Kana’an. Yesus mengirim Roh Kudus untuk melanjutkan pekerjaanNya di dunia. Roh Kudus yang membawa manusia kepada pertobatan, dan keselamatan. Roh Kudus yang akan membimbing manusia sampai ke Tanah Perjanjian surgawi. Begitu pula bangsa Israel yang masuk ke Kana’an di bawah pimpinan Yoshua yang menggantikan Musa.

 

 

 

3. MUSA

Tipenya:

v   Musa pernah menjadi tipe Allah Bapa.

Ketika dia menahbiskan Harun sebagai imam besar, maka seluruh upacara penahbisan atas Harun itu, dari pakaiannya, minyak pengurapannya, dan lain-lain, semuanya yang melakukan adalah Musa.

 

 

Antitipenya:

v   Pengukuhan Yesus di Surga sebagai imam besar dilakukan oleh Allah Bapa.

Sama seperti yang dilakukan Musa pada Harun. Baca Wahyu pasal 4 dan 5.

 

 

 

4. MUSA

Tipenya:

v   Musa mati dan dibangkitkan oleh Mikha-el, kemudian dibawa ke Surga.

Mikha-el adalah Kristus sebagai panglima perang balatentara surgawi (baca kitab Yudas).

 

 

Antitipenya:

v   Umat Allah yang sudah mati akan dibangkitkan.

Ketika Kristus datang kedua kalinya, maka semua yang mati dalam Kristus, dari zaman Adam hingga umat Allah yang terakhir mati akan dibangkitkan. (Lihat 1 Tesalonika 4:15-17). Setelah itu semua akan dibawa ke Surga. Jadi Musa merupakan tipe dari mereka yang dibangkitkan dari kematian kepada hidup kekal.

 

 

 

5.  ABRAHAM DAN ISHAK (KEJADIAN 22)

Tipenya:

v   Kita semua tahu kisah Abraham yang rela mengurbankan Ishak.

Ishak adalah anak perjanjian, anak yang resmi, anak yang dikasihi. Tetapi Abraham rela mengurbankannya.

 

v   Abraham dan Ishak berjalan selama tiga hari menuju ke tempat yang ditunjukkan Allah.

Tiga hari dalam ketidakpastian. Abraham tidak tahu apa yang akan terjadi setelah tiga hari itu. Apakah dia akan bertemu Ishak lagi? Hatinya sedih, tetapi dia tetap melakukan apa yang harus dilakukannya, karena dia punya iman pada Tuhan yang menyuruhnya berbuat itu.

 

v   Ishak memikul kayu untuk kurban di atas bahunya, kayu yang akan membakarnya sampai mati.

 

v   Ishak tidak memberontak ketika diikat dan diletakkan di atas mezbah.

 

v   Abraham menerima anaknya kembali dari kematian (Ibr. 7:19)

 

 

Antitipenya:

v   Allah Bapa rela mengurbankan AnakNya yang dikasihiNya.

 

v   Tiga hari perjalanan Abraham bersama Ishak dalam kepiluan.

Itulah lambang tiga hari Bapa berduka sejak saat malam Jumat di taman Getsemani hingga Minggu pagi kebangkitan. Tiga hari tanpa kepastian. Tiga hari deg-deg-an, akankah Mereka bertemu kembali? Akankah Yesus menyelesaikan misiNya dengan sukses? Itu suatu taruhan yang besar.

 

v   Yesus memikul kayu salib di atas bahunya, kayu yang akan mengakibatkan kematianNya.

 

v   Yesus tidak melawan ketika disalibkan. Alkitab berkata bahwa Dia menyerahkan nyawaNya.

 

v   Allah Bapa menerima AnakNya kembali dari kematian.

 

 

 

6.  DAUD DAN GOLIAT

Tipenya:

v   Daud seorang gembala.

Rela mempertaruhkan nyawanya dan berani bertarung dengan binatang buas untuk menyelamatkan dombanya.

 

v   Daud dikirim bapaknya ke medan perang untuk mengunjungi saudara-saudaranya.

 

v   Goliat musuh umat Allah menantang adu kekuatan

 

v   Seharusnya yang menghadapi Goliat adalah Saul, raja Israel.

Itu tanggung jawabnya. Tapi Saul takut maju, belum bertarung sudah menyerah kepada Goliat. Daud menggantikannya.

 

v   Daud datang kepada Goliat dengan nama Allahnya.

 

v   Goliat jatuh karena batu Daud terbenam di kepalanya.

Ingat janji Allah kepada ular di taman Eden? Benih perempuan itu akan melukai [bruise = melukai] kepala ular. Tapi baru melukai. Ular kalau kepalanya tidak dipenggal, tidak mati. Goliat pun belum mati sampai kepalanya dipancung.

 

 

Anti tipenya:

v   Yesus disebut sebagai Gembala yang baik.

Yesus mencari domba yang sesat dan membawanya pulang, memberikan nyawaNya bagi domba-dombaNya.

 

v   Yesus dikirim BapakNya ke dunia (medan perang) sebagai manusia untuk mengunjungi saudara-saudaraNya yang manusia.

 

v   Setan musuh Allah terus-menerus menantang Allah.

 

v   Dunia ini dulu diserahkan kepada Adam sebagai rajanya.

Tapi Adam belum bertarung sudah menyerah kepada Setan. Sebagaimana Daud menggantikan Saul menghadapi Goliat, Yesus menggantikan Adam untuk menghadapi Setan.

 

v   Yesus datang dengan nama BapaNya (Yoh. 5:43) sebagaimana Daud maju dengan nama Allah.

 

v   Di salib Yesus sudah mengalahkan Setan.

Tapi Setan belum mati. Kepala ular sudah terluka tapi dia belum mati. Eksekusi hukuman matinya nanti saat dia dibakar api dari langit sampai habis.

 

 

 

6. ELIA

Tipenya:

v   Ada raja Ahab di Perjanjian Lama, raja Israel yang lemah, takut pada istrinya.

Yang salah menikah dengan anak seorang raja-imam Baal. Karena itu Tuhan sudah mengingatkan jangan mengangkat satu kuk bersama orang yang tidak seiman. Itu sangat berbahaya. Sejarah berulang-ulang membuktikan bahwa manusia lebih suka kepada yang dosa-dosa, dan sangat mudah untuk terseret ke dalamnya. Ahab sesungguhnya hati nuraninya tergelitik, tapi dia tidak cukup berani untuk melawan keadaan.

 

v   Ada Izebel, istri Ahab, penyembah Baal.

Izebel membunuh banyak nabi Allah, dan sangat benci pada Elia, dia terus mengejar-ngejarnya, dan sangat ingin membunuh Elia.

 

v   Ada imam-imam Baal dan Asyera yang menjadi alat Izebel.

 

v   Nabi Elia yang berusaha menyadarkan Ahab dan bangsa Israel untuk berhenti menyembah berhala.

 

 

Antitipe yang pertama:

v   Ada Herodes Antipas, di Perjanjian Baru, penguasa Galilea, laki-laki yang lemah.

Dia sudah merebut istri saudaranya, dan hidup dalam dosa bersama perempuan itu. Dia sesungguhnya tertarik pada khotbah-khotbah Yohanes Pembaptis, namun karena takut pada istrinya dia tidak berani membelanya.

 

v   Ada Herodias, istri saudaranya yang diambilnya.

Dia sangat membenci Yohanes karena Yohanes selalu menyinggung tentang perzinahannya. Herodias selalu mencari akal untuk membunuh Yohanes tapi dia tidak punya alasan.

 

v   Ada Salome anak Herodias yang menjadi alat Herodias.

 

v   Ada Yohanes Pembaptis yang berkhotbah dengan semangat Elia.

Yang menyerukan pertobatan kepada orang Yahudi.

 

 

Antitipe yang kedua:

v   Ada raja-raja bumi di akhir zaman yang mabuk dengan anggur Babilon.

 

v   Ada Babilon Besar pelacur perempuan Wahyu 17 yang berzinah dengan raja-raja bumi.

Tentu saja ini bukan perempuan betulan, tapi ini simbol dari gereja yang murtad. Perempuan itu simbol gereja. Dan perempuan pelacur ya gereja yang murtad.

 

v   Ada Binatang bertanduk domba yang bicara seperti naga (Wahyu 13:11-17).

Ini juga simbol dari suatu kekuasaan, bukan binatang beneran. Kekuasaan ini yang menjadi alat Babilon Besar.

 

v   Dan umat Allah yang sisa yang menyerukan pertobatan kepada seluruh dunia seperti Elia dulu, yang dikejar-kejar dan dianiaya untuk dibunuh.

 

Jadi ada banyak sekali tipe-antitipe di Alkitab, ini hanya sebagian kecil, kalau kita telisik, akan bertemu banyak lagi.

Untuk apa kita mencari tipe-atitipe ini? Supaya kita punya gambaran bagaimana nantinya. Sebagaimana yang terjadi pada tipe, Begitulah nanti akan dialami antitipe dalam takaran yang lebih parah, lebih besar, dan lebih luas.

Dengan mempelajari segala tipe-antitipe ini, kita melihat bagaimana Alkitab itu memberikan informasi tentang masa depan kepada kita. Tipe-tipe itu merupakan bayangan pemula dari kejadian yang akan datang. Daripada menghabiskan waktu yang beharga dengan nonton drakor atau kesibukan lain-lain yang tidak bermanfaat bagi kerohanian kita, marilah kita mencari semua tipe-antitipe ini di Alkitab, selain itu menguatkan iman juga bermanfaat bagi kita untuk pengetahuan kerohanian.

 

 

 

 

 

 

 

29 07 21

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar