Senin, 20 Juni 2016

165. SEBUTAN ALLAH

165.  SEBUTAN ALLAH

______________________________________________________________

 

 

Karena ada pertanyaan mengenai sebutan YHWH atau setelah ditambahkan huruf-huruf hidup menjadi YAHWE atau YEHOVA/YEHUWA, maka marilah kita melihat kepada Alkitab tentang pemakaian kata-kata ini.

 

Di Alkitab, Allah disebut dengan beberapa kata yang berbeda:

 

Menurut tulisan Ibrani (kebanyakan kitab Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani) ada beberapa istilah, di antaranya:

 

 

H410

אל  ['êl ale]

Shortened from H352; strength; as adjective mighty; especially the Almighty (but used also of any deity): - God (god), X goodly, X great, idol, might (-y one), power, strong. Compare names in “-el.”

Kependekan dari H352, menggambarkan kekuatan, sebagai kata sifat (ajektiva) terutama Yang Mahaperkasa (tetapi juga dipakai untuk obyek apa pun yang disembah); Allah (ilah), mahabaik, mahabesar, idola, (yang) perkasa, kekuatan, kuat. Bandingkan dengan nama-nama yang memakai “-el”.

 

 

H426

אלהּ  ['ĕlâhh - el-aw']

(Chaldee); corresponding to H433; God: - God, god.

(Kasdim – Babilon), sesuai dengan H433; Allah: - Allah, ilah.

 

 

H430

   אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']

Plural of H433; gods in the ordinary sense; but specifically used (in the plural thus, especially with the article) of the supreme God; occasionally applied by way of deference to magistrates; and sometimes as a superlative: - angels, X exceeding, God (gods) (-dess, -ly), X (very) great, judges, X mighty.

Bentuk jamak dari H433; ilah-ilah secara umum, tetapi dipakai khususnya (dalam bentuk plural, dengan demikian terutama dengan kata sandang) bagi Allah yang Mahatinggi; terkadang dipakai sebagai penghormatan bagi hakim-hakim; dan terkadang sebagai bentuk tertinggi: - malaikat, sangat melebihi, Allah (ilah), (ilah wanita, tabiat Allah), sangat hebat, hakim-hakim, sangat perkasa.

 

 

H433

אלהּ    אלוהּ   ['ĕlôahh  'ĕlôahh - el-o'-ah, el-o'-ah]

(The second form is rare); probably prolonged (emphatically) from H410; a deity or the deity: - God, god. See H430.

(Bentuk kedua ini jarang); kemungkinan kepanjangan dari H410; seorang ilah atau sang ilah: - Allah, ilah. Lihat juga H430.

 

 

H3068

 יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']

From H1961; (the) self Existent or eternal; Jehovah, Jewish national name of God: - Jehovah, the Lord. Compare H3050, H3069.

Dari H1961 (sang) Swa-Eksis atau Kekal; Yehovah, nama nasional Yahudi untuk Allah: - Yehova, sang Tuhan. Bandingkan dengan H3050, H3069.

 

 

H3069

יהוה   [yehôvih - yeh-ho-vee']

A variation of H3068 (used after H136, and pronounced by Jews as H430, in order to prevent the repetition of the same sound, since they elsewhere pronounce H3068 as H136): - God.

Suatu variasi dari H3068 (dipakai setelah H136, dan dilafalkan oleh orang Yahudi sebagai H430, untuk menghindari pengulangan bunyi yang sama karena mereka melafalkan di tempat lain H3068 sebagai H136): Allah.

 

 

H3050

יהּ  [yâhh yaw]

Contracted for H3068, and meaning the same; Jah, the sacred name: - Jah, the Lord, most vehement. Cp. names in “-iah,” “-jah.”

Kependekan untuk H3068, artinya sama; Yah, nama yang kudus: Yah, Tuhan, mahakuat. Cp nama-nama yang berakhir dengan “-iah”, “-jah”

 

 

Menurut tulisan Greeka/Yunani, juga ada beberapa istilah, di antaranya:

 

G2316

θεός   [theos - theh'-os]

Of uncertain affinity; a deity, especially (with G3588) the supreme Divinity; figuratively a magistrate; by Hebraism very: - X exceeding, God, god [-ly, -ward].

Tidak jelas asal usulnya; sosok ilah, terutama (bersamaan dengan G3588), sang Ilahi yang Mahatinggi, secara kiasan seorang hakim; dalam pemahaman Ibrani: sangat melampaui, Allah, ilah (tabiat Allah).

 

G2962

Κύριος [kurios - koo'-ree-os]

From κῦρος kuros (supremacy); supreme in authority, that is, (as noun) controller; by implication Mr. (as a respectful title): - God, Lord, master, Sir.

Berasal dari κῦρος kuros (supremasi), memiliki wewenang tertinggi, yaitu (sebagai kata benda) pengontrol; tersirat Tuan (sebutan hormat): - Allah, Tuhan, tuan, Bapak.

 

 

G1682

ἐλοΐ́   [elōI - el-o-ee']

Of Chaldee origin ([H426] with pronoun suffix); my God: - Eloi.

Berasal dari Kasdim (H426) dengan kata ganti empunya); Allahku: - Eloi.

 

 

Jika kita melihat arti kata-kata yang dipakai untuk menyebut Allah ini, maka tidak satu pun yang adalah “nama diri”, semuanya adalah “kata benda.”

 

Marilah kita lihat beberapa ayat di mana kata-kata ini dipakai. Untuk jelasnya kita harus melihat ke terjemahan KJV karena terjemahan bahasa Indonesia tidak ada keterangan setiap kata aslinya. Silakan membandingkan sendiri dengan terjemahan bahasa Indonesianya. Karena di sini kita tidak membahas arti ayat-ayat itu, melainkan hanya melihat kata yang dipakai untuk menyebut Allah.

 

 

Pertama kalinya kita bertemu dengan sebutan “Allah” ialah di kitab Kejadian 1:1.

 

Genesis  1:1 

In the beginningH7225 GodH430 createdH1254 (H853) the heavenH8064 and the earth.H776

Di sini kata yang dipakai untuk menyebut Allah adalah   אלהים ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']. Jadi sejak ayat yang pertama dalam Alkitab sudah dinyatakan bahwa Allah itu PLURAL, atau jamak, Allah itu PribadiNya lebih dari satu, karena kata yang dipakai adalah bentuk jamak.

Dengan demikian, apakah kata   אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']   ini nama diri Allah? Jelas bukan, karena bentuknya jamak, berarti kata ini adalah kata benda yang menggambarkan semua Pribadi Allah.

 

Genesis  2:4 

TheseH428 are the generationsH8435 of the heavensH8064 and of the earthH776 when they were created,H1254 in the dayH3117 that the LORDH3068 GodH430 madeH6213 the earthH776 and the heavens,H8064

 

Genesis 2:5 

And everyH3605 plantH7880 of the fieldH7704 beforeH2962 it wasH1961 in the earth,H776 and everyH3605 herbH6212 of the fieldH7704 beforeH2962 it grew:H6779 forH3588 the LORDH3068 GodH430 had notH3808 caused it to rainH4305 uponH5921 the earth,H776 and there was notH369 a manH120 to tillH5647 (H853) the ground.H127

 

Genesis 2:7 

And the LORDH3068 GodH430 formedH3335 (H853) manH120 of the dustH6083 ofH4480 the ground,H127 and breathedH5301 into his nostrilsH639 the breathH5397 of life;H2416 and manH120 becameH1961 a livingH2416 soul.H5315

 

Genesis  2:8 

And the LORDH3068 GodH430 plantedH5193 a gardenH1588 eastwardH4480 H6924 in Eden;H5731 and thereH8033 he putH7760 (H853) the manH120 whomH834 he had formed.H3335

 

Genesis  2:9 

And out ofH4480 the groundH127 made the LORDH3068 GodH430 to growH6779 everyH3605 treeH6086 that is pleasantH2530 to the sight,H4758 and goodH2896 for food;H3978 the treeH6086 of lifeH2416 also in the midstH8432 of the garden,H1588 and the treeH6086 of knowledgeH1847 of goodH2896 and evil.H7451

 

Genesis  2:15 

And the LORDH3068 GodH430 tookH3947 (H853) the man,H120 and putH5117 him into the gardenH1588 of EdenH5731 to dressH5647 it and to keepH8104 it.

 

Genesis  2:16 

And the LORDH3068 GodH430 commandedH6680 H5921 the man,H120 saying,H559 Of everyH4480 H3605 treeH6086 of the gardenH1588 thou mayest freely eat:H398 H398

 

Genesis  2:18 

And the LORDH3068 GodH430 said,H559 It is notH3808 goodH2896 that the manH120 should beH1961 alone;H905 I will makeH6213 him an helpH5828 meet for him.H5048

 

Genesis  2:19 

And out ofH4480 the groundH127 the LORDH3068 GodH430 formedH3335 everyH3605 beastH2416 of the field,H7704 and everyH3605 fowlH5775 of the air;H8064 and broughtH935 them untoH413 AdamH121 to seeH7200 whatH4100 he would callH7121 them: and whatsoeverH3605 H834 AdamH121 calledH7121 every livingH2416 creature,H5315 thatH1931 was the nameH8034 thereof.

 

Gen 2:21 

And the LORDH3068 GodH430 caused a deep sleepH8639 to fallH5307 uponH5921 Adam,H121 and he slept:H3462 and he tookH3947 oneH259 of his ribs,H4480 H6763 and closed upH5462 the fleshH1320 insteadH8478 thereof;

 

Genesis  2:22 

And(H853) the rib,H6763 whichH834 the LORDH3068 GodH430 had takenH3947 fromH4480 man,H120 madeH1129 he a woman,H802 and broughtH935 her untoH413 the man.H120

 

 

Mulai Kejadian pasal 2, diperkenalkanlah sebutan baru untuk Allah, yaitu יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  ini G3068 (lihat di penjelasan awal) yang dipakai bersama-sama dengan sebutan   אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']  ini H430 (juga lihat di atas)  yang sudah lebih dulu diperkenalkan di pasal 1 ayat 1.

יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  sendiri berarti Yang Kekal (lihat H3068). Mengapa kedua kata itu dipakai bersama-sama? Kembali Allah mau menekankan bahwa Allah Yang Kekal itu Pribadinya lebih dari satu.

 

 

Nah, ini yang menarik. Jika kita baca ayat-ayat di pasal 2 di atas ini, apakah kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']   itu nama diri? Ternyata bukan.

Perhatikan setiap kali kata  יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  itu dipakai, yang dalam terjemahan KJV disebut LORD” (huruf besar semuanya) selalu didahului kata sandang tentu “the”. Dalam bahasa Inggris, kata sandang “the” tidak pernah mendahului nama diri. Jadi tidak ada “the Adam”, atau “the Eve”, atau “the John”, atau “the Mary”.  Kata sandang “the” hanya diletakkan di depan kata benda, misalnya “the man”, “the woman”, “the prophet”, “the mother”.

Maka dengan adanya kata “the” di depan “LORD” yang aslinya adalah יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'] sangat jelas sekali bahwa kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']   BUKANLAH NAMA DIRI.

Berarti kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  bukan nama diri Allah. Itu adalah sebutan Allah, yang artinya adalah “Yang Kekal”.

 

 

Psa 68:4 

SingH7891 unto God,H430 sing praisesH2167 to his name:H8034 extolH5549 him that ridethH7392 upon the heavensH6160 by his nameH8034 JAH,H3050 and rejoiceH5937 beforeH6440 him.

 

Di sini ada kata JAH,H3050  tulisan aslinya: יהּ  [yâhh yaw]  yang menurut keterangannya adalah kependekan dari יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'].

Nah, jika kita lihat ayat ini, sebelumnya lebih dulu ada kata God,H430  atau   אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']  berarti Allah dalam bentuk jamak, kan? Dengan demikian kata JAH,H3050  ini diaplikasikan kepada Allah dalam bentuk jamak, Allah Trinitas. Jika kependekannya diaplikasikan kepada Allah Trinitas, apakah kepanjangannya lalu menjadi nama diri? Tidak mungkin, kan?

 

 

Bukti lain bahwa kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'] bukanlah nama diri Allah, adalah kata tersebut dipakai baik untuk mengacu kepada Allah Bapak, dan kepada Allah Anak, dan bahkan kepada Roh Kudus secara terpisah.

Di Kejadian pasal 2 di atas, jelas sekali kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'] diikuti oleh kata   אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem'] berarti sebutan יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  diaplikasikan pada    אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']. Dan jangan lupa bahwa    אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']  ini jamak.  Dengan demikian semua Pribadi Allah yang ada dalam    אלהים  ['ĕlôhı̂ym - el-o-heem']  itu bisa disebut יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'].

 

 

1.   Mari kita lihat di mana kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  itu diaplikasikan kepada Allah Bapa:

 

Exodus  35:29 

The childrenH1121 of IsraelH3478 broughtH935 a willing offeringH5071 unto the LORD,H3068 everyH3605 manH376 and woman,H802 whoseH834 heartH3820 made them willingH5068 (H853) to bringH935 for all mannerH3605 of work,H4399 whichH834 the LORDH3068 had commandedH6680 to be madeH6213 by the handH3027 of Moses.H4872

 

Leviticus  6:20 

ThisH2088 is the offeringH7133 of AaronH175 and of his sons,H1121 whichH834 they shall offerH7126 unto the LORDH3068 in the dayH3117 when he is anointed;H4886 the tenth partH6224 of an ephahH374 of fine flourH5560 for a meat offeringH4503 perpetual,H8548 halfH4276 of it in the morning,H1242 and halfH4276 thereof at night.H6

 

Yesus mengajar kita untuk berdoa kepada siapa? Kepada Allah Bapa. Semua doa ditujukan kepada Allah Bapa. Berarti jelas semua persembahan Bait Suci itu dipersembahkan kepada siapa? Kepada Allah Bapa. Ketika Yesus mati di salib sebagai Anak Domba Allah, kurban yang sejati, kepada siapa Yesus mempersembahkan Dirinya? Kepada Allah Bapa. Jadi jika kita lihat Keluaran 35:29 dan Imamat 6:20 yang berbicara tentang persembahan kepada Allah, di mana disebutkan “the LORD” atau dalam bahasa aslinya יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'],  berarti kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'] itu diaplikasikan kepada siapa? Kepada Allah Bapa.

 

 

Deuteronomy  6:5 

And thou shalt loveH157 (H853) the LORDH3068 thy GodH430 with allH3605 thine heart,H3824 and with allH3605 thy soul,H5315 and with allH3605 thy might.H3966

 

Nah, jika kita baca ayat ini, kita akan segera mengenalinya sebagai kata-kata yang dikutip Yesus di Matius 22:37. Kita tahu Yesus selalu mengutip Kitab Perjanjian Lama. Nah, mari kita lihat Matius 22:37 Jesus said unto him, ‘Thou shalt love the Lord thy God with all thy heart, and with all thy soul, and with all thy mind.’” Persis sama kan dengan yang ada di Ulangan 6:5? Jadi siapa yang dimaksud Yesus di sini dengan “the Lord thy God”? Jelas adalah Allah Bapa, bukan? Karena yang berkata itu Yesus, maka seandainya yang dimaksudNya adalah DiriNya sendiri, maka Dia akan berkata, “Thou shalt love Me”, bukan? Seperti yang dikatakan Yesus di  Yohanes 14:15, di situ Dia jelas berkata, “If ye love Me, keep My commandments”

 

Perhatikan kata “the Lord” di Matius 22:37 tidak lagi ditulis dalam huruf besar seluruhnya, tetapi hanya huruf pertamanya saja yang huruf besar, itu karena ini diambil bukan lagi dari bahasa Ibrani, melainkan dari bahasa Greeka, yaitu dari kata Κύριος [kurios - koo'-ree-os]  tapi karena Yesus mengutip ayat dari Ulangan 6:5, maka ini membuktikan bahwa Ulangan 6:5 itu berbicara tentang siapa? Tentang Allah Bapa. Jadi יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  di Ulangan 6:5 dan juga Κύριος [kurios - koo'-ree-os] di Matius 22:37 itu mengacu kepada siapa? Kepada Allah Bapa.

 

 

Acts  7:49 

HeavenG3772 is myG3427 throne,G2362 andG1161 earthG1093 is myG3450 footstool:G5286 G4228 whatG4169 houseG3624 will ye buildG3618 me?G3427 saithG3004 the Lord:G2962 orG2228 whatG5101 is the placeG5117 of myG3450 rest?G2663

 

Di sini Stefanus sebelum mati dirajam mengisahkan kembali sejarah Israel yang menyedihkan, dan dia mengutip dari Yesaya 66:1,Thus saith the LORDH3068, ‘The heaven is My throne, and the earth is My footstool: where is the house that ye build unto Me? and where is the place of My rest?”

 

Sangat jelas. Perkataan yang sama ditulis di Perjanjian Lama oleh Yesaya, dikutip kembali di Perjanjian Baru oleh Stefanus, yaitu kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'] di Yesaya 66:1, sedangkan di Kisah 7:49 itu kata Κύριος [kurios - koo'-ree-os].    Maka dari membandingkan dua ayat ini sudah sangat jelas bahwa kedua kata itu sama, hanya ditulis dalam bahasa yang berbeda. Dan jika kita baca, ayat ini berbicara tentang siapa? Siapa yang bertakhta di Surga? Allah Bapa.

 

 

 

2.   Sekarang kita lihat kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'] itu diaplikasikan kepada Allah Anak.

 

Psalm  68:18 

Thou hast ascendedH5927 on high,H4791 thou hast led captivity captive:H7617 H7628 thou hast receivedH3947 giftsH4979 for men;H120 yea, for the rebelliousH5637 also,H637 that the LORDH3050 GodH430 might dwellH7931 among them.

 

Jika kita membaca Mazmur 68:18, maka kita teringat tulisan rasul Paulus di Efesus 4:8, karena Paulus mengutip ayat dari Mazmur 68:18 ini. Mari kita lihat apa yang ada di Efesus 4:8  Wherefore he saith, When He ascended up on high, He led captivity captive, and gave gifts unto men.”  Sama kan dengan Mazmur 68:18? Nah, ini berbicara tentang siapa? Jelas ini berbicara tentang Tuhan Yesus, bukan? Ini bicara tentang saat kenaikan Yesus Kristus kembali ke Surga 40 hari setelah kebangkitanNya, dan Dia membawa serta buah-buah sulung yaitu mereka yang bangkit dari kubur pada saat yang sama Dia bangkit dari kubur. Jadi Mazmur 68:18 itu berbicara tentang siapa? Tentang Tuhan Yesus.

 

Selain itu lebih dijelaskan lagi pada bagian akhir ayat itu, that the LORDH3050 GodH430 might dwellH7931 among them.”  artinya, “agar TUHAN Allah boleh diam di tengah-tengah mereka.”  Yang dimaksud “mereka” adalah manusia, bukan? Manusia-manusia yang mendapatkan karunia (gifts unto men) karena telah dibebaskan dari belenggu dosa. Nah, siapa yang akan berdiam di tengah-tengah manusia? Mari kita membuka Wahyu 21:3, 23: 3 Dan aku mendengar suara yang nyaring dari Surga berkata: ‘Lihatlah, kemah Allah ialah bersama manusia dan Ia akan diam dengan mereka, dan mereka akan menjadi umat-Nya, Allah sendiri akan bersama mereka, dan menjadi Allah mereka. 23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari atau bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Sang Domba itu cahayanya

Siapa yang akan berdiam di tengah-tengah manusia di Dunia Baru dan menjadi cahaya penerangnya? Siapa yang turun bersama kota kudus Yerusalem Baru ke dunia? Sang Domba Allah, Tuhan Yesus Kristus, Penebus dan Juruselamat umat manusia.

 

 

Psalm  89:8 

O LORDH3068 GodH430 of hosts,H6635 whoH4310 is a strongH2626 LORDH3050 like unto thee?H3644 or to thy faithfulnessH530 round aboutH5439 thee?

 

Sekarang kita lihat Mazmur 89:8, di situ jelas ada sebutan yang selalu dipakai hanya oleh Allah Anak, yaitu “the Lord of host”. Kata “host” ini berarti “bala tentara”, dan bila berbicara tentang Allah, tentunya ini adalah para malaikat, bala tentara surgawi. Maka siapakah Kepala bala tentara surgawi? Dalam terjemahan bahasa Indonesia disebut “Penghulu Malaikat”, siapakah Dia? Yang berseru memanggil umat tebusan supaya bangkit dari kuburnya pada saat kedatanganNya kembali ke dunia? Di 1 Tesalonika 4:16 dikatakan yang berseru adalah Penghulu Malaikat. Di Yohanes 5:27-28 dikatakan, “…Ia adalah Anak Manusia. Jangan heran akan hal ini, sebab saatnya akan tiba, di mana semua yang di dalam kubur akan mendengar suaraNya, …” Suara siapa? Suara Anak Manusia. Berarti Penghulu Malaikat yang berseru di 1 Tesalonika 4:16 itu adalah Anak Manusia yang suaraNya akan didengar semua orang yang ada di dalam kubur!

Nah, berarti “the Lord of host” ini siapa? “Penghulu malaikat” ini atau “Pemimpin/Komandan bala tentara surgawi” adalah Tuhan Yesus Kristus. Maka kata “LORD” atau יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  di Mazmur 89:8 itu mengacu kepada siapa? Kepada Tuhan Yesus Kristus.

 

 

Isaiah 41:4

WhoH4310 hath wroughtH6466 and doneH6213 it, callingH7121 the generationsH1755 from the beginning?H4480 H7218 IH589 the LORD,H3068 the first,H7223 and withH854 the last;H314 IH589 am he.H1931

 

 

Revelation  1:8 

IG1473 amG1510 (G3588) AlphaG1 andG2532 (G3588) Omega,G5598 the beginningG746 andG2532 the ending, saithG5056 theG3588 Lord,G2962 which is, and which was, and which is to come,G3801 theG3588 Almighty.G3841

 

Sekarang kita lihat dua ayat ini.

Di Yesaya 41:4 dikatakan, “I, the LORD, the first and with the last, I am He.”

Di Wahyu 1:8 dikatakan, “I am Alpha and Omega, the beginning and the ending”.

Sama, kan? “Alpha” adalah huruf pertama dalam bahasa Greeka, dan “Omega” adalah huruf yang terakhir. Jadi sama “yang pertama” dan “yang terakhir.”

Nah, siapa ini? Kita tidak usah menebak, karena ayat sebelumnya sudah sangat jelas menunjukkan identitas siapa ini “yang pertama” dan “yang terakhir”. Mari kita lihat Wahyu 1:7, “Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, bahkan mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan berkabung karena  Dia. Walaupun demikian, amin.” Siapa ini? Siapa yang datang bersama awan-awan, siapa yang pernah ditikam, siapa yang kedatanganNya akan disaksikan oleh semua mata termasuk mereka yang menikamNya? Tak diragukan lagi ini berbicara tentang Tuhan Yesus Kristus.

Nah, jika Wahyu 1:8 berbicara tentang Tuhan Yesus Kristus, maka Yesaya 41:4 pasti juga berbicara tentang Tuhan Yesus Kristus, bukan? Maka kata “the LORD” atau יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  di Yesaya 41:4, juga mengacu kepada Tuhan Yesus Kristus, Allah Anak.

 

 

 

3.   Sekarang kita lihat, יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw'] juga bisa diaplikasikan kepada Roh Kudus.

 

Judges  15:14 

And when heH1931 cameH935 untoH5704 Lehi,H3896 the PhilistinesH6430 shoutedH7321 againstH7125 him: and the SpiritH7307 of the LORDH3068 came mightilyH6743 uponH5921 him, and the cordsH5688 thatH834 were uponH5921 his armsH2220 becameH1961 as flaxH6593 thatH834 was burntH1197 with fire,H784 and his bandsH612 loosedH4549 from offH4480 H5921 his hands.H3027

 

2 Samuel  23:2 

The SpiritH7307 of the LORDH3068 spakeH1696 by me, and his wordH4405 was inH5921 my tongue.H3956

 

Jelas kan di sini kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  juga dipakai untuk “the Spirit” atau Roh Kudus.

 

 

 

Nah, jika kata יהוה [yehôvâh - yeh-ho-vaw']  bisa dipakai oleh Allah Bapa, Allah Anak, dan Roh Kudus, maka itu pasti bukan nama diri, itu adalah kata benda, atau sebutan. Dan dari artinya kita tahu bahwa itu berarti Yang Kekal.

Bolehkah kita menyebut Allah Yehovah? Boleh, mengapa tidak? Kita boleh menyebutNya Yehovah, Tuhan, Yang Mahaesa, Yang Maha Pengasih, segala sebutan pujian, asalkan kita menyebutnya dengan penuh rasa hormat dan khidmat. Semua sebutan ini mengacu kepada Allah Trinitas. Kita juga boleh menyebut Allah Bapa, Tuhan Yesus, atau Roh Kudus secara terpisah.

Yang penting kita menyadari Siapa yang namaNya sedang kita sebut itu. Janganlah kita memakai nama Allah dengan sembarangan, untuk bergurau, untuk maki-maki, untuk bersumpah palsu, untuk menipu, untuk hal-hal yang tidak patut. Itu dosa.

 

 

 

06 06 16

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar